PENYEBAB UTAMA DARI JENGGOT GATAL
Bukan hanya rambut tumbuh yang menjadi penyebab dari kegatalan jenggot, melainkan tiga hal ini merupakan penyebab utama dari jenggot gatal.1. Jerawat vulgaris
Kondisi ini lebih sering melanda remaja dan dewasa muda. Hal ini disebabkan sekresi minyak pada kulit yang berlebihan dan menyebabkan penyumbatan pada folikel dan infeksi. Biasanya jerawat ini akan memberikan rasa gatal yang disertai dengan benjolan merah.2. Folikulitis
Folikulitis adalah suatu kondisi folikel rambut yang meradang disebabkan karena infeksi bakteri yang dikenal dengan Staphylococcus aureus.3. Infeksi jamur
Infeksi jamur pada kulit dan rambut di area jenggot menjadi kondisi yang cukup umum. Hal ini juga dikenal sebagai tinea barbae, kebanyakan kasus mengakibatkan infeksi.4. Sel-sel kulit mati
Serta berbagai debu dan kotoran yang menempel. Baca dibawah untuk selengkapnya.Cara Mengobati Folikulitis (Folikel Rambut Yang Meradang) - wikiHow.com
Radang folikel rambut (folikulitis)
Radang folikel rambut (folikulitis) merupakan kondisi kulit yang umum di mana folikel rambut menjadi meradang. Folikulitis biasanya disebabkan oleh infeksi bakteri atau jamur. Gejala awal mungkin ditandai dengan benjolan merah kecil atau jerawat putih di sekitar folikel rambut. Infeksi dapat menyebar dan berubah menjadi luka berkerak. Kondisi ini tidak mengancam jiwa, tetapi bisa gatal, sakit dan memalukan. Infeksi berat dapat menyebabkan rambut rontok dan jaringan parut permanen. Folikulitis ringan dapat disembuhkan dalam beberapa hari dengan langkah-langkah perawatan diri dasar. Untuk folikulitis yang lebih serius atau berulang, Anda mungkin perlu ke dokter.
Gejala
Tanda dan gejala fokulitis meliputi:
•• Kumpulan benjolan merah kecil atau jerawat putih berkembangdi sekitar folikel rambut.
•• Lepuhan berisi nanah yang pecah dan ditutupi dengan lapisan keras.
•• Peradangan dan kemerahan pada kulit.
•• Kulit gatal atau terbakar.
•• Rasa nyeri pada kulit.
•• Benjolan besar yang membengkak.
Penyebab
Folikulitis disebabkan oleh infeksi folikel rambut, biasanya dari bakteri Staphylococcus aureus. Folliculitis dapat juga disebabkan oleh virus, jamur dan bahkan peradangan dari rambut yang tumbuh ke dalam. Kondisi ini diklasifikasikan sebagai folikulitis dangkal atau mendalam, berdasarkan berapa banyak folikel rambut melibatkan. Fokulitis mendalam biasanya lebih parah. Folikel terpadat ada di kulit kepala dan terjadi di mana-mana pada tubuh Anda kecuali telapak tangan, telapak kaki, bibir dan selaput lendir.
Folikel yang rusak memiliki resiko infeksi.
Setiap orang berbeda –– beberapa orang rentan terhadap ruam dan jerawat, sementara yang lain tahan banting.
Penyebab paling umum dari kerusakan folikel adalah:
•• Gesekan dari mencukur atau pakaian ketat.
•• Panas dan keringat.
•• Kondisi kulit tertentu, seperti ermatitis dan jerawat.
•• Sama halnya dengan rambut di kepala, ujung rambut di janggut pun bisa bercabang dan menyebabkan rasa gatal di kulit.
•• Sel-sel kulit mati, serta berbagai debu dan kotoran yang menempel.
•• Cedera pada kulit, seperti dari goresan atau luka bedah.
•• Memakai pakaian yang mengurung panas dan keringat seperti sarung tangan karet atau sepatu boots tinggi.
•• Pakaian di sekitar daerah tertentu yang terkena folikulitis menjadi basah. Pakaian basah cenderung melekat pada kulit, sehingga meningkatkan resiko iritasi.
•• Penutup pada kulit Anda, seperti perban plastik.
•• Pemakaian beberapa obat, seperti krimsteroid atau terapi anti biotik namun dalam jangka terlalu lama untuk jerawat.
•• Kelebihan berat badan.
•• Anda mungkin perlu menghindari kosmetik tertentu misalnya, minyak, losion, obat gosok, dan sebagainya.
•• Jangan mandi atau berenang di air yang tidak diobati.
•• Berendam dalam bak mandi air panas atau berenang di air yang tidak terpelihara dengan baik.
Folikulitis dalam bahasa sehari-hari disebut hot tub rash. Berenang, mandi, atau menenggelamkan diri dalam air yang tidak bersih, seperti bak mandi air panas yang belum diobati dengan klorin, adalah cara yang umum untuk mendapatkan infeksi folikulitis. Bakteri tertentu penyebab folikulitis, seperti Pseudomonas aeruginosa, dengan mudah ditularkan melalui air kotor.
Jika Anda rentan terhadap folikulitis, Anda perlu berhati-hati untuk memastikan bahwa Anda tidak membiarkan diri Anda melakukan kontak dengan air menggenang (tidak mengalir) yang tidak diobati.
Komplikasi
Kemungkinan komplikasi folikulitis meliputi:
•• Penyebaran atau infeksi berulang.
•• Munculnya patch pada kulit yang terinfeksi.
•• Kerusakan permanen seperti bekas luka atau area gelap.
•• Kehancuran folikel rambut dan rambut rontok permanen.
Tes dan diagnosa
Dokter mendiagnosa folikulitis dengan melihat kulit dan mempelajari riwayat medis Anda. Jika perawatan yang biasa tidak membersihkan infeksi, dokter mungkin menggunakan kapas untuk mengambil sampel kulit yang terinfeksi.
Sampel tersebut dikirim ke laboratorium untuk membantu menentukan apa yang menyebabkan infeksi.
Biopsi kulit juga dapat dilakukan untuk menyingkirkan kondisi lain.
Perawatan dan pengobatan
Perawatan yang Anda terima untuk folikulitis tergantung pada jenis dan tingkat keparahan kondisi, langkah perawatan yang pernah dicoba dan preferensi Anda untuk perawatan. Meskipun pengobatan membantu, ada kemungkinan infeksi dapat kembali lagi.
Obat-obatan
•• Krim atau pil untuk mengontrol infeksi: Untuk infeksi ringan, dokter mungkin menyarankan krim antibiotik mupirocin (Bactroban). Antibiotik oral tidak secara rutin digunakan untuk folikulitis. Tapi untuk infeksi berat atau berulang, dokter mungkin meresepkan antibiotik oral.
•• Krim, sampo atau pil untuk melawan infeksi jamur: Anti jamur digunakan untuk mengobati infeksi yang disebabkan oleh jamur bukan bakteri. Anti jamur biasanya digunakan untuk mengobati kondisi pityrosporum folliculitis.
•• Krim atau piluntuk mengurangi peradangan. Jika Anda memiliki eosinophilic folliculitis ringan, dokter mungkin menyarankan krim steroid. Jika kondisi Anda parah, ia mungkin meresepkan kortikosteroid oral. Obat tersebut dapat memiliki efek samping yang serius dan harus digunakan untuk sesingkat waktu mungkin.
•• Jangan terlalu mengandalkan krim steroid topikal. Pengobatan medis tertentu, bila digunakan untuk jangka waktu yang lama, dapat menyebabkan peningkatan resiko folikulitis. Krim steroid topikal seperti hidrokortison, khususnya, dapat berkontribusi pada infeksi folikulitis. Paradoksnya, hidrokortison topikal itu sendiri adalah obat umum untuk folikulitis ringan. Jika Anda menggunakan hidrokortison untuk mengobati folikulitis Anda, jadwalkan janji bertemu dengan dokter jika Anda tidak melihat perbaikan apapun. Menunda-nunda dan terlalu mengandalkan krim steroid dapat menyebabkan infeksi memburuk.
•• Jika Anda memiliki HIV/AIDS, Anda mungkin merasakan perbedaan dalam gejala eosinophilic folliculitis setelah terapi anti retroviral.
•• Jangan biarkan luka yang ada terinfeksi. Folikel rambut dapat meradang dan terinfeksi jika infeksi di dekatnya teriritasi atau dibiarkan menyebar. Dengan demikian, Anda perlu memastikan Anda mengobati setiap infeksi kulit yang ada dengan segera dan secara profesional.
Intervensi lain
•• Operasi kecil
•• Terapi cahayadengan obat krim (terapi photo dynamic)
•• Laser hair removal (Selengkapnya)
Usir Gatal Saat Janggut Tumbuh
Gatal yang kamu rasakan sebenarnya diakibatkan karena kamu bercukur. Ujung rambut janggut menjadi tajam saat dipotong dan menyebabkan iritasi. Sama halnya dengan rambut di kepala, ujung rambut di janggut pun bisa bercabang dan menyebabkan rasa gatal di kulit.
Pengaruh lain adalah sel-sel kulit mati, serta berbagai debu dan kotoran yang tersangkut di rimbunan janggut.
Bagaimana Mengatasinya?
1. Mencucinya
Karena kotoran yang tersangkut di rimbunan janggut bisa menjadi pemicu rasa gatal, maka kamu harus rajin mencuci janggut. Untuk mencucinya, kamu bisa menggunakan sampo bayi minimal setiap dua hari sekali. Hindari mencuci dengan air yang terlalu panas karena bisa menyebabkan kulit kering dan memperparah keadaan.
Setelah selesai, keringkan dengan handuk hingga benar-benar kering. Sisa air yang terjebak di janggut bisa menjadi penyebab iritasi yang nantinya akan menyebabkan gatal datang kembali.
2. Conditioner

Conditioner bisa melembutkan tiap helai rambut pada janggut sehingga tidak terasa menusuk dan gatal di dagu. Conditioner juga akan menjaga kelembaban janggut agar senantiasa sehat dan seimbang. Untuk hasil yang maksimal, sebaiknya gunakan conditioner khusus untuk janggut. Namun, kamu bisa juga menggunakan conditioner untuk rambut biasa.
3. Moisturizer

Bila ingin efek kelembaban yang lebih tahan lama, gunakanlah moisturizer janggut yang umumnya berbentuk minyak. Untuk hasil terbaik, balurkan beberapa tetes minyak janggut, kemudian kompres menggunakan handuk yang telah dibasahi dengan air hangat. Lakukan selama beberapa menit lalu bilas dengan air dingin. Trik ini akan sangat melegakan ketika rasa gatal menyerang cukup parah. Selain moisturizer janggut, kamu bisa menggunakan minyak kelapa untuk mendapatkan manfaat yang sama.
4. Pisau Cukur Elektrik
Jangan dikira semua pisau cukur sama. Untuk mengurangi rasa gatal, sebaiknya kamu menggunakan alat cukur elektrik untuk memotong janggutmu. Pisau cukur biasa cenderung menghasilkan potongan rambut yang lebih merata sehingga tidak ada yang terasa menusuk atau menggelitik. Jangan lupa untuk menyisir janggut setelah mandi menggunakan sikat lembuh khusus ya!
5. Lebih teratur karena Sensitif iritasi
Jika Anda rentan terhadap folikulitis, pastikan pakaian Anda lembut dan longgar untuk meminimalkan potensi iritasi.
6. Gaya hidup dan perawatan di rumah
Mencuci kulit yang terinfeksi dengan lembut dua kali sehari dengan sabun anti bakteri. Gunakan kain lap dan handuk bersih setiap waktu. Gunakan air sabun hangat untuk mencuci barang-barang tersebut dan cuci pakaian yang telah menyentuh daerah yang terkena.
Kapan harus ke dokter?
Segera periksakan diri Anda ke dokter jika kondisi tersebar luas atau tanda dan gejala tidak hilang setelah beberapa hari. Anda mungkin perlu antibiotik atau obat antijamur untuk membantu mengontrol masalah.Pria Berjenggot Lebih Cepat Dapat Pasangan
Bagi pria yang sedang mencari pasangan hidup, perlu diketahui bahwa penampilan fisik kerap dijadikan tolak ukur oleh wanita untuk mengetahui batas kedewasaan serta potensinya menjalankan hubungan yang serius.Sebuah penelitian yang dipimpin oleh Barnaby Dixson yang telah dipublikasikan dalam Journal of Evolutionary Biology, menunjukan fakta bahwa pria yang memiliki jenggot memiliki kemenarikan tersendiri yang membuat kaum hawa yakin bahwa hubungan mereka akan langgeng.
Faktanya, wanita yang sudah dewasa dan ingin menikah tidak ingin pasangan prianya terlalu maskulin atau feminim. Jenggot yang dimiliki pria mengindikasikan testosteron dan hal ini menandakan kedewasaan. Inilah yang dicari-cari wanita.
Wajah bersih tanpa jenggot yang umumnya dimiliki pria maskulin dipandang wanita sebagai lambang kekanak-kanakan dan sifat yang egois masih mengutamakan kepentingan diri di atas lainnya.
