UP

PENCEMOOH DAN PEMFITNAH

Kitab Amsal berulang kali secara khusus membahas tentang 'pencemooh' – satu tipe orang yg sungguh² harus kita waspadai & jauhi supaya tidak menjadi bagian dari diri kita.


PEMFITNAH & PENCEMOOH BIASANYA TEMAN ANDA


Pencemooh secara aktif senantiasa mengejek dan menghina sesamanya, karena dari mulutnya yang mengejek dan menghina itu akan muncul cerita yang berkembang menjadi gossip dan melahirkan fitnah.

Ia akan mampu memutar-balikkan kata dan fakta tanpa merasa bersalah, hanya untuk memuaskan keinginannya untuk mencemooh siapa saja yang berbeda pendapat atau pandangan dengan dirinya. Terlebih ia tidak suka dinasihati bila sedang membicarakan keburukan orang lain dengan maksud tidak baik.

Ia akan menyebabkan pertengkaran dan perbantahan yang hebat, dan akhirnya memecah-belah persatuan dengan pro dan kontra yang ia tanamkan atas seseorang.

Berbahagialah orang yang tidak duduk dalam kumpulan pencemooh.

Ketika kelompok yang disusupi manusia seperti ini sadar, biasanya sudah terlambat, karena kerusakan yang ia tinggalkan sudah menjadi kerusakan yang permanen dan bahkan fatal!

Itulah sebabnya pemazmur mengingatkan hal ini di awal Kitab Mazmur 1:1
Berbahagialah orang yang tidak berjalan menurut nasihat orang fasik, yang tidak berdiri di jalan orang berdosa, dan yang tidak duduk dalam kumpulan pencemooh.

Orang yang suka mencemooh dikatakan juga dalam Mazmur 1:5 bahwa mereka tidak akan berada dalam kerajaan sorga sebagaimana orang fasik.


Mengapa pencemooh tidak akan berada di sorga?

Dalam Amsal 13:1 berkata bahwa mereka ini tidak akan mendengar hardikan dan nasihat untuk bertobat dari kejahatannya.
Mereka tidak suka ditegor oleh karena kejahatan yang mereka lakukan (Amsal 15:12).
Mereka bisa balik memfitnah atau mencemooh dibelakang kita.




SIAPAKAH SI PENCEMOOH DAN PEMFITNAH


•  Pencemooh ialah:
  1. orang yang suka melontarkan kata-kata hinaan & menertawakan,
  2. menunjukkan ketidaksukaan dengan cara-cara yang merendahkan,
  3. menyatakan penolakan dengan cara yang melecehkan,
  4. mengkritik dengan kasar & keras.
  5. pencemooh & pemfitnah biasanya teman anda, karena tidak mungkin orang dari jaman Nuh/Noah.

•  Karena kebodohannya, pencemooh juga disamakan & menanggung hukuman seperti orang bebal (Ams.19:29).
Sejajar dengan orang bebal, pencemooh sama-sama tidak mau mendengarkan teguran yang baik, hardikan, didikan atau pengajaran (Amsal 9:7; 13:1; 14:6; 15:12).
Bahkan mereka membenci orang yang memberikan mereka nasihat yang baik (Amsal 9:8).


•  Janganlah mengecam (menegur) seorang pencemooh ataupun tukang fitnah dan sebagainya.
Seberapa sering kita menemukan bahwa adalah sia-sia untuk berdebat mengenai apa yang baik atau apa yang benar dengan orang yang jahat.




CIRI-CIRI PENCEMOOH DAN PEMFITNAH


•  Mereka lebih suka mengolok-olok orang lainnya dan mengejek ataupun membicarakan kejelekan orang lain terlebih lagi dapat memfitnah.
Mereka, si pencemooh sangat sering mendengarkan nasihat dari orang fasik, informasi dari si pemfitnah, dan semacamnya.
Itulah ciri-ciri dari pencemooh.


•  Ciri dari pemfitnah dan pencemooh lainnya adalah biasanya menolak & menghina segala sesuatu yang dari Tuhan yang hidup, yakni Tuhan Yesus.
Mereka cenderung akan menyenangi hal-hal berbau mistik atau gaib, dan lebih percaya kepada ajaran 'si guru' atau apapun sebutannya untuk keuntungan hidupnya sebagai pegangan-pegangan hidupnya.


Tukang fitnah pencemooh


Dia memukul dengan kasih & tidak mengambil kesenangan pada saat menghardik orang yang menyimpang dari jalan-Nya.


ORANG JAHAT PADA SAAT PERJANJIAN LAMA – BELUM DIPERBAHARUI

Pada jaman sebelum Masehi (SM/BC) yakni sebelum tahun 1 Masehi. Mereka yang berkelakuan dan berhati jahat dibiarkan karena ditunggu pertobatannya.
Namun jalan anak-Nya, senantiasa diperhatikan.
Oleh sebab itu, banyak diantaranya yang mengeluh sulit untuk menjalani hidup, tetapi rencana orang-orang jahat seolah-olah selalu berhasil.


ORANG JAHAT PADA SAAT JAMAN PERJANJIAN TELAH DIPERBAHARUI

Pada jaman setelah Masehi (M/AD). Mereka dibiarkan karena sudah tidak ditunggu pertobatannya.
Suatu Kitab yang yang sudah dibuka Materai penyegelnya, ketika Yesus telah dimatikan pada kemarin dulu itu.

Dimana satu dari intinya adalah :

Wahyu 22:11 – Shellabear 2011

Orang yang berbuat jahat, biarlah ia terus berbuat jahat; orang yang najis, biarlah ia terus menajiskan dirinya; orang yang benar, biarlah ia terus berbuat kebenaran; dan orang yang suci, biarlah ia terus menyucikan dirinya.

Revelation 22:11 – KJV

He that is unjust, let him be unjust still: and he which is filthy, let him be filthy still: and he that is righteous, let him be righteous still: and yhe that is holy, let him be holy still.


Dosa karena lidah ini adalah yang terutama, karena hidup dan mati seseorang ditentukan oleh lidahnya.
Dengan perkataan kita dapat membangun, namun kita dapat juga meruntuhkan semangat, membuat orang lain kehilangan citra dirinya, minder, takut, benci dan dampak negatif lainnya.
Marilah berubah rendah hati. Mulai melatih diri dan membiasakan untuk tidak mencemooh orang lain karena setiap ucapan yang sia-sia harus dipertanggungjawabkan di hadapan Tuhan.

Semoga Tuhan Yesus Memberkati.


Dia, BAPA, mengajar anak-Nya, namun orang fasik, para pencemooh, para pemfitnah dan para orang jahat dibiarkan-Nya.


Postingan terkait: