UP

PERBEDAAN ANTARA DOMBA DAN KAMBING

Apa sebenarnya yang membedakan kambing dan domba? Berikut di bawah akan dijelaskan secara singkat mengenai 9 perbedaan antara domba dengan kambing.


PERBEDAAN DOMBA KAMBING


CARA MEMBEDAKAN ANTARA KAMBING DAN DOMBA


Domba dan kambing adalah dua spesies yang berbeda. Secara alami, kambing dan domba di peternakan dilepas di padang rumput.

Domba memiliki nama ilmiah Ovis aries, sedangkan kambing diberi nama Capra hircus.
Dalam bahasa Inggris, domba disebut sheep, kambing disebut goat.

Kambing dan domba bisa dibedakan dengan melihat siklus birahi, taksonomi, ekor, makanan, perilaku, dan tanduk serta kambing biasanya memiliki bulu-bulu yang halus, serta domba memiliki bulu yang kasar dan keriting.


PERBEDAAN DOMBA
DOMBA

PERBEDAAN KAMBING
KAMBING

PERBEDAAN KAMBING
KAMBING

PERBEDAAN KAMBING ETAWA
KAMBING ETAWA



8 CARA BAGAIMANA MEMBEDAKAN KAMBING DAN DOMBA


1. Tanduknya


Domba (Ovis) tanduknya berputar (seperti sekrup) ke arah kanan. Tanduk pada domba berbentuk spiral atau melingkar melingkari telinga domba.

Kambing (Capra) perputaran tanduknya ke kiri. Tanduk kambing kebanyakan berbentuk lurus dan memanjang dengan sedikit melengkung.
Fungsi tanduk pada domba dan kambing hampir sama yaitu sebagai alat perlindungan diri.


2. Baunya


Domba tidak berbau tajam. Tidak Memiliki kelenjar bau yang terdapat di ke empat kakinya.
Kambing berbau kuat (prengus) khususnya pada yang jantan. Terdapat kelenjar bau di ke empat kakinya.

Bau prengus merupakan feromon yang dimiliki oleh kambing.

* Bau prengus dihasilkan dari senyawa 4-etiloktanal melalui jaringan di bawah kulit kepala kambing jantan. Bau prengus ini dihasilkan oleh kambing jantan dewasa sebagai sebuah stimulus bagi kambing betina supaya terjadi ovulasi.

Dengan memicu ovulasi pada kambing betina, maka memungkinkan terjadinya dorongan kambing betina dewasa untuk melakukan kawin atau pembuahan dengan kambing jantan dewasa tersebut.



3. Ekornya


Kambing ekornya tegak (ke atas).

Domba ekornya terkulai (ke bawah) dan membentuk segitiga.



4. Makanan Kesukaannya


Kambing suka dedaunan.

Domba suka rerumputan.



5. Kebiasaannya


Kambing sangat lincah dan dapat berdiri dengan kaki belakang untuk menggapai daun yang tinggi.

Domba cenderung lamban dan menunduk dalam mencari makan rerumputan.



6. Sifatnya


Kambing memiliki sifat mandiri dan soliter atau bisa hidup sendirian.

Domba lebih menyukai hidup dalam kawanan. Oleh sebab itu domba akan gelisah dan mengembik kalau dipelihara sendirian.



7. Jumlah Kromosomnya


Menurut penelitian, sel pada kambing berjumlah 60 kromosom.

Sedangkan kromosom pada domba berjumlah 54.
Jumlah kromosom 2n = 60 dan 54



8. Bulu kambing dan domba


Rambut kambing lurus, tipis, dan halus. Berjenggot pada yang jantan.

Bulu domba agak kasar, keriting dan lebih tebal. Tidak berjenggot.


Pada kambing, secara umum memiliki bulu yang lurus dan halus. Bulu pada kambing menutupi seluruh permukaan tubuh kambing. Warna dari bulu kambing sendiri lebih bervariasi dibandingkan dengan warna pada bulu domba.

Sedangkan pada domba, bentuk bulu lebih dominan keriting atau menggulung. Bulu domba juga cenderung lebih tebal daripada bulu pada kambing.

Bulu pada domba lebih berguna karena dapat dimanfaatkan sebagai bahan untuk membuat berbagai macam produk seperti jaket, switer, maupun selimut.

Bulu pada domba dapat tumbuh sepanjang tahun. Oleh karena itu, para peternak domba seperti di Eropa bisa menghasilkan bulu domba sepanjang tahun tanpa khawatir buu domba tidak akan tumbuh lagi. Jika bulu kambing rata-rata hanya memmiliki panjang sekitar 3 cm, maka bulu domba dapat tumbuh mencapai 8-10 cm dalam satu tahun.



Postingan terkait: