UP

INVESTASI JENIS DARI REKSADANA

Ada 4 jenis reksadana konvesional, yaitu:

– Reksa Dana Saham,
– Reksa Dana Campuran,
– Reksa Dana Pendapatan Tetap,
– dan Pasar Uang / Pasar Modal / Pertukaran Valas.


Investasi mengenal jangka pendek, menengah, dan panjang. Dalam 4 tahun dan 6 tahun itu termasuk investasi jangka menengah–panjang.


SIMULASI

Berikut ini simulasi investasi reksadana saham:

Misalnya saham PT ABC dihargai Rp 1.000 per lembar. Manajer investasi membelinya sebanyak 1.000 lembar. Sebulan berikutnya, harga saham PT ABC naik jadi Rp 1.200 per lembar. Karena ada kenaikan harga, saham itu bisa dijual untuk mendapatkan return. Hitungannya:
Dana investasi: Rp 1.000 x 1.000 lembar = Rp 1.000.000

Harga jual: Rp 1.200 x 1.000 lembar= Rp 1.200.000

Keuntungan = Rp 200.000


Dan itu belum termasuk potongan, biaya atau potongan dalam reksa dana yang dibebankan ke investor juga wajib diketahui, yakni:

– Biaya pembelian unit penyertaan (Subscription fee).
– Biaya penjualan kembali unit penyertaan (Redemption fee).
– Biaya pengalihan unit penyertaan (Switching fee).
Bila memakai Manajer investasi, keuntungan itu akan dipotong.

Total biaya itu semua bisa mencapai 5 persen dari nilai investasi.



Beberapa jenis reksadana memerlukan dana minimal Rp 500.000,- saja untuk investasi. Memang, hasilnya tak sebesar investasi saham langsung.

Tapi reksadana saham lebih direkomendasikan untuk pemula. Alasannya:

1. Ada manajer investasi yang membantu mengurus investasi.
2. Biaya modal lebih kecil.
3. Tidak memerlukan pengetahuan banyak-banyak mengenai instrumen investasi.



YANG HARUS DIPERHATIKAN

Pilih perusahaan manajer investasi yang telah terdaftar di Badan Pengawas Pasar Modal dan Lembaga Keuangan (Bapepam-LK)

– Kita bisa berkonsultasi dengan manajer investasi seputar investasi yang kita lakukan.

– Kita bisa menyarankan instrumen investasi atas dana kita untuk dipilih manajer investasi.

Cermati laporan hasil investasi dari manajer investasi.

– Kita bisa mengganti manajer investasi jika tidak berkenan dengan strategi investasinya.




Postingan terkait: